Pengaruh Kinerja BPK Kawal Harta Negara Terhadap Kesejahteraan Rakyat

Hidup di zaman modern, membuat kita sering semakin acuh dengan urusan negara. Karena memang seperti yang kita ketahui, sudah banyak para akademisi dan profesor bidang keuangan yang mengurusinya.

Pikiran-pikiran semacam itu rasa-rasanya sangat umum di kalangan anak muda jaman now. Hal tersebut tentu saja disebabkan oleh tren era teknologi yang membuat kita lebih mengutamakan dunia hiburan ketimbang pusing memikirkan persoalan negara.

Nah, sebagai seorang warga negara Indonesia kita semua nyatanya memiliki andil untuk ikut berpartisipasi dalam hal pengawasan kinerja pemerintahan. Tak peduli apapun pekerjaan kita dan apa latar belakang kita, kita semua punya hak dan kewajiban agar pemerintahan yang sedang berjalan dapat berjalan maksimal dan optimal.

Hal ini juga bisa kita lakukan baik secara aktif maupun tidak aktif. Aktif itu ketika memang kita bagian dari pemerintahan, dan pasif ketika memang kita berada di luar zona pemerintahan.

Dan kalau bicara soal pemerintahan, hingga saat ini rasanya kita masih saja sering mendengar kabar tentang kasus korupsi di Indonesia. Heran sih, tahun 2018 masih saja banyak terjadi kasus korupsi.

Korupsi itu ya ambisi seseorang/kelompok yang memanfaatkan jabatan dan kesempatan untuk memperkaya diri sendiri maupun kelompoknya yang berakibat merugikan suatu instansi maupun negara.

Nah mungkin seperti yang kita ketahui bersama, bahwa lembaga yang bertanggung jawab secara langsung untuk hal korupsi diatas bernama KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Dan ketika nama KPK disebut, pasti ada juga satu nama lembaga negara yang juga selalu disebut bersama dengan KPK. Seakan kedua lembaga ini merupakan malaikat pencabut nyawa para koruptor yang telah merugikan negara.

Tak lain dan tak bukan tentu saja adalah BPK (Badan Pemeriksa Keuangan). Kalau KPK sepertinya semua orang sudah tahu bahwa urusannya pasti tentang korupsi, nah kalau BPK apa iya tentang korupsi juga?

BPK merupakan salah satu lembaga negara yang memiliki tugas memeriksa pengelolaan dan tanggungjawab keuangan negara. Lalu BPK juga BPK mengurusi persoalan korupsi? Jawabannya iya, tapi tugas BPK lebih besar lagi.

Jadi singkatnya, BPK ini berperan secara langsung untuk melaksanakan pemeriksaan semua asal-usul serta jumlah penerimaan negara, dari mana asalnya pendapatan negara tersebut selanjutnya BPK pun juga harus tahu dimana yang negara itu disimpan dan dipergunakan.

Istilah mudahnya mungkin BPK ini ibarat seorang kakak yang mengawasi seorang adik, ketika adik diberikan uang oleh orang tua. Maka seorang kakak harus tahu misalnya uang tersebut dipergunakan untuk apa, dimana menggunakannya dan bagaimana menggunakannya.

Dan yang berada di bawah pengawasan negara, adalah semua instansi atau lembaga pemerintah baik pemerintah pusat maupun daerah misalnya perusahaan BUMN, perusahaan BUMD, dan juga Kementerian.

Karena seperti kita ketahui bahwa keuangan negara berasal dari rakyat sehingga BPK merupakan lembaga yang bertugas untuk menjaga mandat yang diberikan oleh rakyat kepada lembaga-lembaga atau instansi pemerintah agar mandat tersebut tetap berjalan dengan semestinya atau transparan dan selanjutnya dapat memberi keuntungan untuk negara.

Tentu saja hal ini bisa dibilang sebagai langkah nyata BPK kawal harta negara dengan secara aktif ikut serta melakukan pengawasan menyeluruh, dimana hal ini berpengaruh juga terhadap kesejahteraan rakyat.

Karena dengan semakin baiknya performa lembaga atau instansi pemerintah sudah pasti dapat meningkatkan kesejahteraan. Misalnya saja saya ambil contoh dengan pengawasan yang begitu baik dari BPK pada perusahaan penerbangan Garuda Indonesia, sehingga performa Garuda Indonesia semakin baik baik pada tingkat nasional bahkan internasional sehingga dapat membuka lapangan kerja yang banyak bagi rakyat Indonesia, menarik bukan?

Dengan diawaki oleh para ahli dibidangnya, misalnya saja Ketua BPK saat ini adalah Dr. Moermahadi Soerja Djanegara, C.P.A., CA. merupakan seorak Doktor lulusan Ilmu Ekonomi Akuntansi dari Universitas Padjajaran Bandung yang telah memiliki lisensi Indonesia Certified Public Accountant Recognation (CPA) dari Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI), dimana beliau telah sangat berpengalaman dalam bidang audit bahkan sejak tahun 1982 yang memulai karirnya sebagai Auditor BPKP Jawa Timur Bidang Pengawasan BUMN/D Industri Jasa Pertambangan.

Kepiawaian Dr Moermahadi pun dapat dibuktikan dengan begitu banyaknya penelitian yang dituangkan dalam karya ilmiah yang dilakukan misalnya saja salah satu karya ilmiahnya yang berjudul “Tax Amnesty dan PSAK 70 : Akuntansi Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak”, yang dilakukan pada tahun 2017 lalu.

Dan prestasi BPK ternyata tidak hanya di Indonesia saja, namun juga telah diakui secara Internasional. Hal ini dapat dilihat ketika pada acara Sidang Umum International Atomic Energy Agency (IAEA)  ke-61 yang berlangsung di Wina, Austria pada tanggal 18-22 September 2017, mengesahkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) sebagai auditor eksternal Badan Atom PBB. Tentu hal tersebut merupakan prestasi yang luar biasa.

Nah sebagai kaum muda zaman now, kita semua rakyat Indonesia pun punya andil untuk ikut mendukung kinerja BPK dalam melakukan pengawasan terhadap kinerja lembaga pemerintahan baik pemerintah pusat dan swasta.

Hal ini dapat kita lakukan dengan ikut melaporkan jika kita memiliki temuan tentang penyalahgunaan wewenang yang dilakukan baik oleh oknum individu maupun kelompok yang berpotensi menyebabkan kerugian negara.

Untuk melakukan hal itu, kita bisa memanfaatkan Sistem Informasi Pemantauan Tindak Lanjut (SIPTL) yang bisa diakses pada halaman https://siptl.bpk.go.id/, nah dari sistem itu kita bisa melihat progres laporan dan sampai mana sih proses laporan tersebut ditangani (follow up).

Oleh sebab itu, sebagai generasi muda jaman now, kita kudu wajib peduli dan ikut serta mendukung kinerja pemerintah agar kinerjanya semakin baik hari demi hari. Toh dengan terus menghujat, menjelekkan dan hanya berkomentar melalui media sosial tidak akan memperbaiki hal yang ada bukan? Malah hanya akan memperburuk keadaan.

Yuk jadi generasi hebat jaman now yang peduli dengan bangsanya, karena kalau kita tidak peduli dengan negara tercinta kita ini, apa iya harus bangsa lain yang cinta dengan negara ini sampai-sampai nanti bisa saja mereka pengen memiliki negara ini, nah emang situ rela? Pasti enggak dong ya!

 

3 comments

  1. Ibarat kakak yang mengawasi seorang adik, hal ini pasti akan berdampak baik bagi tumbuh kembang si adik.

    Sama halnya dengan BPK yang mengawasi dan mengelola keuangan negara, hal ini juga akan berdampak (+) bagi suatu negara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

%d bloggers like this: