Hai! Alloha! Untuk kali ini saya akan sedikit (atau bahkan banyak) curhat mengenai Komunitas Blogger Jakarta. No, no, saya tidak akan membahas mengenai komunitas ketjeh satu itu. Saya hanya akan sharing alasan saya bergabung dengan Komunitas Blogger Jakarta.
Yaaa.. Edisi kali ini saya hanya akan curhat, mencurahkan rasa syukur saya bisa menemukan komunitas ini.

Mungkin sebagian besar atau bahkan seluruh teman-teman saya tidak akan percaya jika saya katakan bahwa saya hobi menulis. Mereka hanya percaya jika saya katakan bahwa hobi saya adalah makan dan tidur. Well… Itu terlihat dari postur tubuh saya yang akhir-akhir ini sangat tidak bisa disebut kurus. Sekali lagi, SANGAT TIDAK BISA. Oke, mungkin teman-teman saya sangat bahagia membaca kalimat tadi.

Yups! Sebenarnya saya memiliki hobi menulis sejak jaman SD. Ada banyak sekali buku yang saya habiskan untuk menulis. Baik menulis tentang keseharian sampai menulis puisi serta umpatan-umpatan.

Bahkan saya memiliki satu buku, yang saat itu sedang nge-trend disebut diary, padahal hanya buku tulis SiDu biasa dengan gambar Shinchan dibagian sampulnya.

Diary ini saya gunakan secara bergantian dengan sahabat sebangku di sekolah. Hari ini saya menulis, besok harinya buku tersebut saya berikan kepada teman saya, lalu bergantian dia yang menulis. Apapun kami tulis disana. Mulai dari yang serius hingga hal yang sama sekali ga penting.

Semua buku tersebut masih saya simpan rapi hingga saat ini. Sangat geli membacanya, tulisan anak SD yang masih sangat polos dan jujur. Ada rindu ketika saya membuka buku-buku tersebut. Rindu ketika saya bisa selepas dan sepolos itu. Rindu saat dimana saya bisa leluasa menulis apapun yang saya mau.

Memasuki SMP, hobi menulis saya masih terus berjalan. Namun, bukan hanya curhatan kegiatan sehari- hari, melainkan mulai gemar menulis cerpen serta puisi.

Syukur Alhamdulillah, saat SMP saya memiliki sahabat-sahabat yang sangat care terhadap saya. Mereka sangat tahu bahwa saya hobi menulis. Diam-diam mereka mengirimkan puisi-puisi serta cerpen yang saya tulis ke majalah-majalah remaja pada saat itu.

Saat tulisan-tulisan saya dimuat, merekalah orang-orang yang gembira luar biasa, bahkan rela menghabiskan uang jajan untuk membeli majalah tersebut. Majalah tersebut mereka beli bukan untuk mereka, melainkan untuk saya serta beberapa kakak kelas. Entah kenapa mereka bahagia sekali.

Memasuki SMA, saya mulai sangat jarang menulis. Otak saya hanya diisi pelajaran. Pada masa itu saya juga aktif dibeberapa kegiatan ekstrakulikuker. Waktu senggang dirumah saya manfaatkan untuk belajar dan berbenah rumah. Sesekali mungkin saya masih menulis. Tapi jelas tidak seaktif di masa SMP.

Ketika kuliah, saya bahkan benar-benar tidak pernah menulis lagi. Mungkin di awal-awal perkuliahan saya masih sempatkan untuk menulis, meskipun hanya saya simpan di komputer. Tapi semakin hari saya semakin jarang menulis. Tenaga saya rasanya sudah habis untuk kuliah dan bekerja. Yaaa.. Pekerjaan saya memang benar-benar menghabiskan banyak tenaga.

Selesai kuliah, seseorang memperkenalkan kepada saya tentang Komunitas Blogger Jakarta. Awalnya saya sama sekali tidak berminat dengan komunitas tersebut. Yang ada dipikiran saya hanya “apalah saya, saya bukan blogger, saya bukan penulis. Jangankan menulis, membaca saja sulit”.

Lalu singkat kata singkat cerita, entah dari mana awal mulanya, tiba-tiba saya mengatakan kepada beliau bahwa sebenarnya saya dulu saya hobi menulis. Saya mulai bercerita persis seperti apa yang saya ceritakan di atas. Nyesss.. Tiba-tiba saya merasa rindu. Rindu untuk bisa menulis kembali.

Kemudian beliau mulai men-support saya untuk kembali menulis dan bergabung dengan Komunitas Blogger Jakarta. Lagi-lagi saya masih ragu. Dengan kekutan kepo seorang perempuan yang sedang PMS, satu per satu saya cari anggota KBJ dari instagram KBJ.

Saya cari tahu tentang blog beberapa dari mereka. Saya baca, saya lihat, saya cermati, kemudian saya kembali berpikir.

Apa iya ini tidak terlalu terlambat? Apakah saya bisa seperti mereka sementara saya sudah lama sekali tidak menulis? Apa iya saya akan bisa dengan cepat belajar? Apakah mereka akan men-support saya? Atau bahkan mereka akan meremehkan dan merendahkan saya? Apa saya tidak tertinggal terlalu jauh?

Dan masih banyak lagi pertanyaan su’udzon lainnya. Benar-benar seperti pertanyaan dari perempuan yang sedang PMS menahun.

Diantara semua pertanyaan itu, akhirnya saya memutuskan untuk bergabung. Tutup telinga sajalah dengan omongan dan pandangan orang. Saya hanya melakukan apa yang saya senangi. Saya menulis untuk berbagi mengenai apa yang saya tahu dan apa yang saya rasakan.

Saya rasa tidak ada kata “terlambat” untuk belajar. Seharusnya juga tidak ada kata “terlalu sibuk” untuk melakukan apa yang saya senangi. Mungkin pada langkah awal akan ada beberapa orang meremehkan. Tidak mungkin tidak ada. Tapi seiring berjalannya waktu, saya yakin saya akan bisa seperti mereka, atau mungkin lebih, jika saya memang mau belajar dan menekuninya.

Setelah sekian lama tidak menulis, akhirnya saya kembali menulis. Jujur saja, sebenarnya sejauh ini saya masih sangat minder. Duh, Allah, para anggota KBJ ini adalah orang-orang yang sudah expert. Mereka adalah blogger-blogger sesungguhnya. Sementara saya apa? Hanya remah-remahan fried chicken, sangat sepele, tapi bikin kangen #eaaaa.

Sejauh ini pun apa yang saya tulis masih sangat-sangat sepele. Sebagian yang saya tulis hanyalah opini atau curhatan. Mentok-mentok saya hanya sharing mengenai ilmu management yang saya dapatkan.

Dengan gaya bahasa yang sangat kaku serta konsep yang masih sangat berantakan, saya bisa dibilang BOCAH INGUSAN. Yaa.. Saya memang belum bisa menemukan jati diri saya dalam hal ini. Saya masih belum bisa mengenali diri saya sendiri. Ini juga yang membuat saya masih sangat-sangat minder untuk share tulisan saya.

Jika sudah bicara ini itu mengenai blog, konten, SEO serta apalah-apalah yang lainnya, saya betul-betul masih buta. Saya hanya paham bagaimana prosedur pemasakan fried chicken yang benar serta cara agar bisa tetap nyengir dan berlapang dada  saat dimaki-maki oleh customer. Itu sudah.

Tapi, semuanya menjadi jelas dan terang setelah saya mengikuti acara sharing session yang diadakan oleh Komunitas Blogger Jakarta pada tanggal 21 Januari lalu.

Setelah mendengar cerita sana-sini dari anggota lain, saya sadar satu hal. Komunitas ini bukan hanya untuk para master. Komunitas ini bukan hanya ajang untuk pamer kehebatan. Komunitas ini bukan tempat saling menjatuhkan. Komunitas ini bukan komunitas yang ga jelas arah tujuan. Sama sekali bukan.

Ada banyak sekali ilmu yang bisa diambil dari komunitas ini. Banyak dari para anggota yang memulai semuanya dari Nol. Mereka sama-sama belajar dan saling sharing ilmu yang mereka miliki. Mereka saling support, bukan saling menjatuhkan. Para expert selalu bisa menjadi tempat bertanya, bukan sekedar pamer kehebatan. Komunitas ini benar-benar tempat yang pas untuk belajar serta berkembang.

Disini, saya mulai jatuh hati pada komunitas ini. Saya mulai merasa bahwa inilah yang saya cari setelah saya merasa sangat lelah dengan ajang cari muka dan ajang saling menjatuhkan, karena jelas, saya yang akan jatuh lebih dulu dengan berat badan yang sedikit berlebih.

Selanjutnya, besar harapan saya untuk bisa diterima di komunitas ini. Saya juga berharap saya bisa aktif untuk belajar dan berharap para expert bisa selalu dermawan membagi ilmu mereka yang mereka miliki. Semoga kalian dilimpahkan kebaikan dari yang Maha Baik.

Saya ingin bisa terus berkembang dan mengasah kemampuan saya dalam menulis. Saya tidak ingin sampai berhenti melakukan apa yang saya senangi hanya karena kesibukan saya saat ini.

Saya juga sangat-sangat berharap, jika ada yang kurang atau salah, mereka bisa menegur saya, dikala sepi tentunya. Saya yakin mereka tahu persis mana yang disebut memberikan nasehat dan mana yang disebut menjatuhkan.

Intinya, bagi kalian yang mau banyak belajar, banyak dapat ilmu, bisa koq sering-sering datang ke Event yang sering diadakan oleh komunitas ini. Jika merasa masih kurang, kalian bisa bergabung dengan memenuhi beberapa persyaratan yang telah ditentukan.

Sebagai penutup, saya hanya ingin mengatakan bahwa saya sangat bersyukur bisa diperkenalkan kepada komunitas ini. Saya juga bersyukur bisa diberi kesempatan untuk menjadi bagian dari komunitas ini.

Untuk Komunitas Blogger Jakarta, semoga semakin maju dan semakin menjadi motivasi untuk anak-anak muda lainnya.

Komunitas Blogger Jakarta, Here I’m. Salam kenal. 😊

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

%d bloggers like this: