Saya adalah salah satu dari sekian banyak pecinta olahan ayam. Sejak kecil, ayam merupakan salah satu makanan favorit saya. Ayam goreng, ayam gulai, ayam Kentucky, ayam semur, segala jenis makanan dari olahan ayam pasti saya suka.

Perihal bosan atau tidak, jujur sama sekali tidak ada rasa bosan. Tiap kali  melihat ayam, saya yang sebenarnya sudah makan, bisa tiba-tiba lupa lalu makan lagi. Ya,, ini yang menjadi salah satu faktor  angka di timbangan saya naik pesat.

Bahkan saat ini saya bekerja di sebuah restoran cepat saji yang menu utamanya adalah ayam. Jadi hampir setiap hari, selama hampir 8 tahun, ayam goreng menjadi santapan andalan saya. Rasa bosan sama sekali tidak saya temukan. Jangankan melihat ayam goreng yang real, yang nyata, melihat ayam goreng dalam bentuk gambar saja, apalagi ayam goreng milik Upin dan Ipin, saya pasti langsung mupeng. Seksi banget..

Pada awalnya saya tidak tahu menahu perihal bagian-bagian ayam yang mana saja yang menjadi favorit banyak orang. Yang saya tahu hanyalah bagian-bagian ayam yang menjadi favorit saya.

Tapi semakin hari, semakin bertemu banyak orang dan banyak pelanggan, saya semakin paham mengenai hal itu. Saya semakin tahu bagian mana saja yang menjadi bagian paling favorit para pecinta ayam goreng.

Saya juga semakin bisa membedakan mana pelanggan yang pecinta ayam goreng, mana pelanggan yang makan ayam hanya sebagai lauk biasa saja, yang penting kenyang. Padahal menurut saya, makan ayam goreng itu memiliki seni tersendiri serta dibutuhkan kemampuan khusus. Haha.. Terdengar lebay, tapi itu kenyataan yang saya dapatkan selama bertahun-tahun  bekerja.

Gila ya.. Selama bertahun-tahun bekerja, hanya kesimpulan itu yang saya dapatkan. Warbyasahh.. *tepok tangan

Nah, bagi kalian yang mengaku Pecinta olahan ayam sejati, ini pasti menjadi bagian favorit kalian :

  1. Paha Bawah / Paha Pentung / Drumstick

Bagian ini merupakan bagian yang paling banyak sebutannya. Bahkan ada yang menyebutnya paha bedug sampai paha Upin Ipin. Padahal yang dijual adalah paha ayam. Tapi yang diminta malah paha upin ipin. Coba bayangkan, anak sekecil itu harus merelakan paha mereka disantap tanpa ampun, Ngeriihh..

 

Paha Ayam McDonalds.co.id

Bagi kalian penggila olahan ayam, pasti sangat gila dengan bagian ini. Bagian ini memang menjadi favorit banyak orang. Mulai dari anak-anak hingga nenek-nenek yang giginya tinggal dua.

Daging ayam pada bagian ini dikenal sangat lembut dan mudah dikonsumsi. Itulah sebabnya, mamah-mamah senang memberikan bagian ini kepada anak mereka. Selain itu, bentuknya pun sangat mudah untuk digenggam. Tidak, blog ini tidak diendorse oleh perusahaan telepon genggam apapun pun. Tapi memang itulah nyatanya. Anak-anak, bahkan orang dewasa gemar sekali bagian ini karena sangat mudah untuk memegangnya dan mengonsumsinya.

Selain itu, tulang yang ada pada bagian paha sangat nikmat untuk digigit-gigit dan dimakan sumsum tulangnya. Rasanya sangat enak dan manis. Terlebih untuk yang suka iseng gigit-gigit, bagian ini paling pas untuk dikonsumsi.

Ohiya, ada juga tulang rawan dibagian pangkal paha dan ujung paha, jika dikunyah akan ada sensasi krenyes-krenyesnya. Cocok untuk kalian yang mulutnya suka iseng gosipin orang. Dari pada gossip, yuk kita cus gigit-gigit paha ayam. Pasti bikin lupa sama timbangan!

  1. Sayap/Wing

Sama halnya seperti paha, bagian ini pun menjadi bagian favorit. Bagi kalian yang beneran penggila ayam, bagian ini pasti menjadi favorit kalian juga.

Daging yang ada pada sayap memang tidak banyak dan agak kasar jika dibandingkan dengan paha. Tapi tetap saja pesona si sayap tidak pudar Terlebih jika si sayap dimasukkan ke dalam kuah soto. Hmm.. Yummyyy.. Uenak’e puuuooolll…

 

Sayap Ayam oleh Bisikan.com

Bagian sayap biasanya menjadi favorit bagian kalian yang suka ngemil dah hobi gigit-gigit. Bahkan bagi pemain yang sudah professional, bagian sayap bisa ludes semuanya termasuk tulangnya. Entah bagaimana cara mengunyahnya.

Saya termasuk penggila sayap, tapi saya tak pernah bisa menghabiskan tulang sayap yang paling  besar. Namun salah seorang teman saya mampu menghabiskannya di depan mata saya secara live. Ketika saya tanya bagaimana caranya dan apa rahasianya, dia hanya menjawab ”Ah.. Cuma pakai shampoo koq.” Oh pantes.. Selama ini saya sikat gigi pakai Pepsodent, bukan  pakai shampoo.

Tapi ada mitos di masyarakat, mungkin masyarakat betawi karena saya sering mendengar mitos ini di Condet, tempat tinggal saya, bahwa katanya anak gadis tidak diperbolehkan memakan bagian sayap yang paling ujung. Saya tanya kenapa, jawabannya hanya ‘pamali’.

Sampai sekarang saya tidak tahu apa penyebabnya. Tapi setelah saya pikir-pikir mungkin karena anak gadis tidak boleh makan hingga terlalu bersih tak bersisa karena akan dianggap rakus. Mungkin..

  1. Ceker / Chicken Feet

Nah hebat banget kan hewan yang satu ini hingga bagian kakiknya pun menjadi favorit banyak orang. Sudah bukan hal asing lagi jika di restoran-restoran besar mulai banyak yang menjual ceker ayam dengan berbagai macam cara pengolahan. Mulai dari dijadikan isian Sop, digoreng, ditumis dengan saus tiram atau saus padang.

 

Ceker Ayam oleh vebma.com

Belum lagi soto-soto baik yang di restoran atau pun pinggir jalan yang juga menjadikan ceker sebagai primadona mereka. Dijamin, yang tadinya numpang lewat, pas lihat ada Ceker pasti langsung muter balik dan duduk manis sambil memesan.

Saya juga termasuk penggila ceker. Sangat-sangat gila. Mau diolah seperti apapun ceker tetap menjadi favorit saya. Apalagi saat pulang kerja malam hari dan diajak makan soto ceker oleh pasangan. Meskipun sebenarnya sudah makan malam, tapi saya tidak akan pernah bisa menolak aura magis dari si ceker. Hehe..

Sensasi dari makan ceker ayam adalah menghisap dan mengigit-gigit bagian daging kecil-kecil serta jarinya. Krenyes-krenyes yassalammm..

Tapii.. jika kalian memasak ceker, harus diperhartikan sekali bagian jarinya yah. Jangan sampai ada kuku ayam yang tertinggal. Sebaiknya bagian ujung-ujung jari ayam dipotong agar tidak ada kuku yang tersisa.

  1. Leher

Bagian ini juga merupakan bagian ayam yang menjadi favorit para penggila olahan ayam. Mempunyai sensasi makan yang sama dengan ketiga bagian lainnya, namun bagian ini jarang terlihat di pasaran.

Biasanya para drakula penikmat leher (leher ayam maksute) hanya memasak sendiri di rumah atau memang sudah ada tempat jualan langganan mereka. Sama dengan bagian yang lainnya, bagian leher ini juga sangat nikmat meski diolah dengan cara apapun.

 

Biasanya bagian leher ini dimasak bersama dengan bagian kepala ayam. Ada juga yang memasaknya secara terpisah jika mereka tidak menyukai bagian kepala ayam.

Saya contohnya. Sejak kecil saya juga menyukai bagian leher, selain ketiga bagian di atas. Ibu saya bilang, saya hanya disisakan bagian leher karena bagian lainnya yang agak besar sudah habis dimakan oleh kedua abang saya. Hiks… Nasib anak bantet. Ehhh ..bontot maksute.

Ibu saya memasak leher ayam terpisah dari kepalanya karena bagian kepala dibuang lantaran di rumah tidak ada yang menyukai kepala ayam. Biasanya bagian leher ayam ini dijadikan isian sop atau digoreng untuk cemilan. Jika dimasak sop pun biasanya bagian ini hanya saya cemilin.

Tapi konon katanya, bagian leher ayam merupakan salah satu bagian yang tidak baik untuk dikonsumsi. Dikatakan bahwa bagian leher atas (dekat kepala ayam) menyimpan serta menimbun berbagai bakteri serta virus. Sehingga dikhawatirkan kandungan bakteri serta virus ini akan menyebar jika seseorang sering memakan bagian leher.

Sejak saat itu lah.. Ibu saya mulai jarang sekali memasak bagian leher ayam..

Nah.. Kalian mengaku penggila olahan ayam? Bagian mana yang menajdi favorit kalian? Salah satu diantaranyakah atau bahkan semua yang saya sebutkan di atas?

Jadi, soal ayam tak melulu bagian dada atau paha atas atau bagian yang banyak dagingnya saja yang bisa dimakan. Bagian-bagian lain pun seru untuk dimakan.  Krinyis-krinyis..

Selamat Mencoba! Lupakan timbangan!

 

 

 

 

 

 

 

Total
1
Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

%d bloggers like this: